Ini Daftar Tim Sukses Ahok-Djarot, Ada Artis Cantik Jadi Jubirnya

Ini Daftar Tim Sukses Ahok-Djarot, Ada Artis Cantik Jadi Jubirnya

Ini Daftar Tim Sukses Ahok-Djarot, Ada Artis Cantik Jadi Jubirnya


ahok

Susunan tim pemenangan pasangan calon gubernur DKI Jakarta petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful hidayat, sudah diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Selasa (4/10/2016) sore. Tim tersebut beranggotakan kader empat partai politik pengusung serta relawan.
Empat partai politik pengusung Ahok – Djarot adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI – P ), Partai Nasdem, Partai Hanura, dan Partai Golkar.
Selain itu, Ruhut Sitompul, kader Partai Demokrat, akan diproyeksikan menjadi juru bicara. Ia menjadi juru bicara bersama dengan artis Sophia Latjuba.
“Hari ini kami menyerahkan susunan nama kepengurusan Tim Pemenangan Ahok – Djarot ke KPU DKI. Jadi, masyarakat ada yang berpengaruh di wilayah, masuk (tim pemenangan),” kata Ketua Tim Pemenangan Ahok – Djarot, Prasetio Edi Marsudi, kepada wartawan, Selasa (4/10/2016), dikutip dari kompas.com.
Anggota timses pemenangan pasangan calon Ahok – Djarot, Charles Honoris, mengatakan, Ruhut Sitompul merupakan sosok yang tepat untuk menjadi juru bicara (jubir).
Hal itu disampaikan Charles setelah tim pemenangan Basuki (Ahok)-Djarot resmi menetapkan Ruhut sebagai jubir.
“Saya kira Pak Ruhut sosok yang layak sebagai jubir karena dia politisi yang dikenal luas oleh publik,” kata Charles di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Nama artis Sophia Latjuba masuk dengan Ruhut Sitompul sebagai salah satu juru bicara. Rupanya, nama Sophia direkomendasikan oleh Partai Nasdem.
uru bicara tim pemenangan dari Partai Nasdem, Bestari Barus, mengatakan, penunjukan Sophia karena dilatarbelakangi beberapa alasan. Salah satunya karena juru bicara perlu didukung oleh figur-figur dari berbagai unsur.
“Ada pembagiannya memang. Jadi kalau ada kontribusi untuk wanita dan kalangan seniman bisa dia yang jadi pembicara dan narasumber sebagai jubir” kata Bestari
Sophia diharapkan mampu untuk menjangkau kalangan artis. Dan juga masyarakat sudah tidak asing lagi dengan Shopia sehingga akan dengan mudah dikenal masyarakat. Dari sisi jenjang pendidikan, Sophia juga dinilai mumpuni karena saat ini sedang menuntaskan gelar Master S-2. Oleh karena itu Sophia diproyeksikan akan semakin menarik suara di pilgub nantinya.
“Hari ini kami menyerahkan susunan nama kepengurusan Tim Pemenangan Ahok-Djarot ke KPU DKI. Jadi masyarakat ada yang berpengaruh di wilayah, masuk (tim pemenangan),” kata Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Prasetio Edi Marsudi, dikutip dari tribunnews.com.
Berikut adalah susunan tim pemenangan Ahok – Djarot pada Pilkada DKI Jakarta 2017:
  • Dewan Pengarah: Ahmad Basarah, Eriko Sutarduga, Jefri Darmadi, Effendy Choirie (Gus Choy), Dadang Rusdiana, Agun Gunanjar Sudarsa, Fayakhun Andriadi, dan Gatot Sudariyono
  • Ketua: Prasetyo Edi Marsudi
  • Wakil Ketua: Mohamad Sangaji, Bambang Waluyo Wahab, Wibi Andrino, dan Dono Prasetyo.
  • Sekretaris: TB Ace Hasan Syadzily
  • Wakil Sekretaris: Yuke Yurike, Abdul Canter, Virgie Baker, dan Michael Umbas
  • Bendahara: Charles Honoris
  • Wakil Bendahara: Nadya, Baskara Sukarya, Anies Hasan, Joice Triatman, dan Manuhara Siaahaan.
  • Juru Bicara: Ahmad Basarah, Komaruddin Watubun, Eriko Sotarduga, Syarifuddin Sudding, Miryam Yani, Very Younevil, Dr Donny Tjahja Rimbawan, Taufik Basari, Bestari Barus, Sophia Latjuba, Ansy Lema, Raja Juli Antoni, Nevi Ervina, Ruhut Sitompul, dan Jerry Sambuaga.
  • Bidang Keamanan: Audi Tambunan, Isyak Syah, M Ichsan, Umar Oeitenan, Anwar Sjani, dan Alexander BISA.
  • Bidang Penggalangan Massa: Arif Wibowo, Samsir Rambe, Andien, Hasan Basri Umar, serta Rendy Reinhart.
  • Bidang Media: Martin Manurung, Charles Melkiansyah, Afriadi Rosdi, Gaya Kartasasmita, dan Clara Tampubolon.
  • Bidang Saksi: Faiz Dwi Hazrian, Judistira Hermawan, Cholil, Ivanhoe Semen, dan Jhonny Simanjuntak.
  • Bidang Hukum dan Advokasi: Pantas Nainggolan, DR Tommy Sihotang, Sirra Prayuna, Gelora Tarigan, Ruddin Akbar Lubis, Rian Ernest, Abdul Qodir, M Jaya Butar-Butar, Jamaludin Lamanda, Andana Marpaung, dan Hilman Panjaitan.
  • Bidang Khusus: Masinton Pasaribu, DR Donny Tjahja Rimbawan, Jamaludin Kainubun, Latifah Al Anshori, dan Dipo Nusantara.
  • Bidang Sumber Daya dan Kreatif: Aria Bima, Soelchan Effendie, Mutiara Indah, Jhony Putra, dan Franc Tumanggor.
  • Bidang Data dan Informasi: Eva Sundari, Muhammad Omar Sjarif, Honey Annisa, Mohammad Pradana, Hariadhi, Kamilus Elu, dan Irvan Habibi Pulungan .
  • Bidang Perlengkapan dan Rumah Tangga: Mahmudin Muslim, Dr Budi Suprapti, Budi Kurniawan, Haritz Rahman Hakim, Agus Lomboan, Rendy Rizki Siregar, Sulistyani, dan Yovita Octaviani..
  • Bidang Kampanye dan Sosialisasi: Merry Hotma, Nurmansyah Tanjung, Basri Baco, H Slamet N Riyadi, H Syarifuddin, DR Mulawarman Hanase, Bestari Barus, dan Guntur Romli.
  • Bidang Korda Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu: Charles Honoris, H Ramli Muhammad, Ahmad Sururi Afif, serta Ahmad Sahroni.
  • Bidang Korda Jakarta Selatan: Gembong Warsono, Michael Hidayat, Ruslan Amsari, M Soleh, dan Wibi Andrino.
  • Bidang Korda Jakarta Timur: William Yani, Taufik Azhar, Top Sihombing, dan James Arifin Sianipar.
  • Bidang Korda Jakarta Pusat: Masinton Pasaribu, Farida Listuti, Ruddin Akbar Lubis, serta Lathifah Al Anshori.
  • Bidang Korda Jakarta Barat: Darmadi Durianto, H Hamidi, Fathi R Sidiq, dan Abdul Aziz Muslim.
Habib Rizieq Serukan Revolusi Jika Aksi Bela Islam III Jadi Digelar

Habib Rizieq Serukan Revolusi Jika Aksi Bela Islam III Jadi Digelar

Habib Rizieq Serukan Revolusi Jika Aksi Bela Islam III Jadi Digelar


Habib Rizieq. (foto: jpnn)

Rumor tentang bakal digelarnya demo 25 November sebagai kelanjutan dari demo 4 November belakangan berhembus kencang di media sosial.
Menurut rumor tersebut, demo 25 November akan dilakukan jika polisi belum juga menetapkan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai tersangka kasus penistaan agama.
Menanggapi hal itu, Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab tak membantah kemungkinan bakal adanya demo lanjutan 4 November. Namun, Rizieq menegaskan bahwa sampai saat ini belum ditetapkan tanggalnya.
“Tanggal aksi bela Islam III belum ditetapkan GNPF-MUI (Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI). Tapi memang akan digelar jika penista Al-Qur’an tetap dilindungi dan dibela oleh rezim penguasa,” ucap Habib Rizieq melalui website pribadinya.
Rizieq menyerukan agar umat Islam di seluruh penjuru negeri melakukan persiapan untuk kembali melakukan aksi unjuk rasa jika penegakan hukum terhadap penista agama tetap mandul.
“Jika aksi belas Islam I & II tetap tidak digubris rezim penguasa dan penegakan hukum tetap mandul, maka revolusi bela Islam akan jadi solusinya,” tegasnya.

Terungkapnya Palsu Dicetak di China, Indikasi Dimanfaatkan Kemenangan Ahok dan Migrasi Warga RRC

Terungkapnya Palsu Dicetak di China, Indikasi Dimanfaatkan Kemenangan Ahok dan Migrasi Warga RRC


Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang mengakui, E-KTP palsu banyak dicetak di China dan Paris menjadi indikasi bisa dimanfaatkan untuk kemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan migrasi warga negeri Tirai Bambu ke Indonesia. 



Demikian dikatakan pengamat politik Ahmad Baidhowi kepada suaranasional, Selasa (4/10). “Apalagi untuk menjadi pemilih di Pilkada DKI Jakarta hanya dengan E-KTP, dan siapa yang sudah siap dengan E-KTP termasuk yang palsu?” kata Baidhowi. 



Kata Baidhowi, adanya E-KTP palsu yang dicetak di China makin menguatkan kecurigaan akan adanya warga RRC yang ingin tinggal di Indonesia.


“Buruh dari China di Indonesia sudah ada, kalau warga China sudah dapat E-KTP maka Indonesia Indonesia akan dibanjiri warga China,” papar Baidhowi. 


Sebelumnya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo juga mengatakan, pasca duduk sebagai menteri, dirinya mendapat laporan dari koleganya bahwa banyak e-KTP yang dicetak di Paris dan China. 

“Persis sama termasuk hologramnya. “Jumlahnya jutaan. Ada oknum yang bermain, Mabes Polri sedang menyelidikinya dan kita tunggu saja hasilnya,” katanya beberapa waktu yang lalu.

FPI Aceh Tetap Minta Ahok Segera Ditangkap

FPI Aceh Tetap Minta Ahok Segera Ditangkap

FPI Aceh Tetap Minta Ahok Segera Ditangkap


FPI Aceh Tetap Minta Ahok Segera Ditangkap
LHOKSEUMAWE - Front Pembela Islam (FPI) Aceh tetap meminta pihak kepolisian segera menangkap Ahok setelah ditetapkan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama.
Berikut pernyataan sikap yang dikirim Ketua FPI Aceh Tgk Muslim Attahiri, kepada Serambinews.com, di Lhokseumawe via whatsapp, Rabu (16/11/2016). Dituliskanya, menanggapi berita di media bahwa Ahok telah ditetapkan sebagai tersangka, maka FPI Aceh dan seluruh umat islam di Aceh belum yakin masalah ini akan tuntas. Karena yang dituntut oleh umat Islam adalah tangkap Ahok dan adili Ahok.
"Sebagaimana kasus-kasus lain, baru tersangka sudah ditangkap dan tidak pernah kita lihat harus panggil saksi ahli dulu, harus begini dan begitu. Tapi kenapa kasus Ahok ini sangat istimewa? Kami tetap tuntut agar Ahok langsung ditangkap dan bukan cuma Ahok dilarang keluar negeri saja," tulisnya.
Kesempatan ini, Ketua FPU Aceh, tetap mengajak umat Islam jangan pernah berhenti sebelum Ahok dihukum dengan hukuman yg setimpal, karena akibat Ahok telah merugikan negara dan juga telah merugikan umat Islam.
"Coba bayangkan berapa banyak korban pada aksi damai dan berapa banyak harta yg telah kita korbankan, maka belum cukup kalau sekadar memperoleh hasil Ahok jadi tersangka," kata Tgk Muslim At-Thahiry.
Ia juga mengajak umat Islam untuk terus berjuang karena tugas belum selesai. Ia meminta Ahok dihukum seberat-beratnya.
"Kami juga mengharapkan khususnya umat Islam yang ada di Aceh, kita tetap melakukan aksi damai Jumat,18 November 2016 di Bada Aceh karena jihad kita belum tuntas," demikian Tgk Muslim At-thahiry.

sumber : serambi.com

Hebat! Kakek Asal Singkil Duel dengan Buaya

Hebat! Kakek Asal Singkil Duel dengan Buaya

Hebat! Kakek Asal Singkil Duel dengan Buaya



Hebat! Kakek Asal Singkil Duel dengan Buaya

Usia H Usulludin boleh saja sudah menginjak 69 tahun.
Namun soal nyali penduduk Kuala Baru Sungai, Kecamatan Kuala Baru, Aceh Singkil tersebut tak boleh dipandang sebelah mata.
Ia berani duel satu lawan satu dengan buaya muara sungai yang terkenal ganas dalam gelap malam.
Berkat aksi nekatnya pula dirinya berhasil lepas dari maut akibat gigitan gigi gergaji binatang reptil itu yang mencengkram paha sebelah kanannya.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Serambinews.com, perkelahian tersebut terjadi, Selasa (15/11/2016) sekitar pukul 20.00 WIB. Kala itu si kakek baru saja menunaikan hajat besar di WC darurat yang ada di atas sungai Kuala Baru.
Tiba-tiba dalam perjalanan pulang seekor buaya dengan ukuran konon memiliki panjang antara tiga sampai empat meter itu, menerkam paha korban.
Dalam kondisi tersudut lantaran diserang tiba-tiba, H Usulludin sekuat tenaga melakukan perlawan. Salah satunya membuka mulut buaya dengan cara memukul menggunakan handuk yang dibawanya.
Perlawanannya membuahkan hasil sang buaya melepas gigitannya. Akibat gigitan buaya paha H Usulludin mengalami luka sayatan sedalam 1,5 centi serta lebar 5 centi meter
“Dari lokasi korban setelah lepas dari gigitan buaya ditolong warga yang kebetulan melihatnya dibawa ke rumah untuk diobati,” kata Kapolres Aceh Singkil, AKBP M Ridwan, saat menginformasikan kejadian tersebut.
Menurut Kapolres korban setelah mendapat perawatan medis dalam kondisi baik. “Setelah mendapat perawatan kondisi korban sehat dan baik,” ujarnya.
sumber : http:tribunnews.com
 
Jalur Tangse-Geumpang Putus Total

Jalur Tangse-Geumpang Putus Total

Jalur Tangse-Geumpang Putus Total


BREAKING NEWS: Jalur Tangse-Geumpang Putus Total   

Hujan deras yang mengguyur wilayah Pidie sejak Rabu (16/11/2016) sore telah menyebabkan longsor di Jalan Nasional Tangse-Geumpang, tepatnya di kawasan Dusun Kuala, Gampong Alue Mie, Kecamatan Manee.
Laporan sementara yang diterima Serambinews.com dari Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD) Pidie, Apriadi menyebutkan, hingga saat ini jalur tersebut tak bisa dilewati sama sekali karena badan jalan tertimbun longsoran tebing bukit.
"Satker Jalan Nasional sudah ke lokasi untuk melakukan pembersihan," kata Apriadi yang dihubungi pukul 22.00 WIB malam ini.
Laporan lain juga diperoleh Serambinews.com dari seorang anggota RAPI Pidie, Anwar dengan menyebutkan telah terjadi longsor di lokasi tambang emas Pulau Loih, Geumpang.
"Menurut kabar ada korban namun kami sedang memastikan informasi itu. Hujan masih sangat lebat," lapor Anwar.
Ustadz Irfan: Siapa penyuplai info Al Maidah 51 kepada Ahok?

Ustadz Irfan: Siapa penyuplai info Al Maidah 51 kepada Ahok?

Ustadz Irfan: Siapa penyuplai info Al Maidah 51 kepada Ahok?

Ustadz Irfan: Siapa penyuplai info Al Maidah 51 kepada Ahok?
Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin Ustadz Irfan S Awwas, berpendapat dalam kasus penistaan agama oleh Basuki alias Ahok, polisi tidak cukup hanya memeriksa Ahok tapi juga pembisiknya.
“Tidak mungkin Ahok mengetahui apa itu surat Almaidah ayat 51, tanpa ada yang menyuplai informasi atau data rerkait ayat tersebut,” terangnya kepada Arrahmah.com, Selasa (8/11/2016).
Melihat kasus ini, menurutnya ada orang munafik yang menginginkan Ahok jadi gubernur.
“Sehingga ucapan dan perbuatannya dapat dijadikan strategi menghina Islam, menista Al Qur’an serta melemahkan kaum Muslim,” ungkapnya.
Ustadz Irfan memandang hal ini penting agar dapat diketahui motif ucapan Ahok, sehingga berani menista Alqur’an di depan publik, dan si penista agama tidak boleh lolos.
“Ahok tidak boleh lepas dari kasus ini,” tegasnya.
sumber : https://www.arrahmah.com