Para Provokator Penyusup Demo 4 November Ternyata Teman Ahok
dikutip dari media Aktual.us , di beritakan para demonstran bersama
aparat menangkapi beberapa penyusup yang terbuka kedoknya sebagai
provokator yang berniat menunggangi aksi demo damai Bela Islam 4
November. Sejak siang hari, beberapa orang berhasil ditangkap menyusup
ke barisan HMI (Himpunan Mahasiswa Islam). Ketika diinterogasi korlap
(kordinator lapangan) mereka bahkan tidak bisa syahadat dan saat
dimintai KTP, ternyata bukan muslim. Belakangan diketahui mereka adalah
Teman Ahok.
Berikut
adalah Ferdinan, yang ketakutan begitu tertangkap basah sebagai
penyusup yang bertujuan memprovokasi aksi damai. Dia sengaja membiarkan
berewoknya tumbuh sebelum demonstrasi.
Selain
penyusup yang merupakan Teman Ahok dan kader-kader partai pengusung
Ahok, massa juga mendapati wartawan Kompas yang melempari aparat dengan
botol mineral. Massa demonstran pun mengusirnya sebelum membuat
kericuhan lebih besar lagi.
Padahal
seperti diketahui melalui siaran langsung oleh salah satu TV swasta,
aksi damai Bela Islam berlangsung tertib dan teratur hingga pukul 18:00
WITA. Bahkan antara pihak kepolisian, TNI dan peserta unjuk rasa sudah
menyatu, bahu membahu.
Namun
begitu dalang aktor pemecah belah persatuan bangsa menginteruksikan
makarnya terhadap rakyat nusantara, keadaan berubah. Meski demikian,
hanya segelintir oknum yang seolah saling berhadapan. Oknum-oknum
tersebut disaksikan baru datang pada malam hari dan langsung merengsek
ke depan.
Penyusup begitu sampai di
malam hari, langsung merengsek maju dan melakukan aksi anarkis, padahal
sudah dihalau dan dihalang-halangi demonstran. Tetapi karena demonstran
sudah mulai meninggalkan lokasi, keadaan sedikit lengang ini
dimanfaatkan penyusup untuk merusak sarana demonstrasi sebagai sarana
sistem demokrasi ini.
Para penyusup ini bahkan tidak mengenakan pakaian dan atribut sebagaimana pengunjuk rasa lainnya.
Padahal sebelumnya, begitu penyusup dari Teman Ahok merengsek masuk, demonstran langsung melindungi para aparat yang berjaga:
Sumber: eramuslim.com